Nilai Konservasi Tinggi 1.0

Home / Keberlanjutan / NKT 1.0

Keanekaragaman Spesies

NKT 1.1

Kawasan yang Mempunyai atau Memberikan Fungsi Pendukung Keanekaragaman Hayati Bagi Kawasan Lindung dan/atau Konservasi

Temuan :

  1. Di areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan adanya 8 sungai dan sempadannya. Mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 32 tahun 1990, sempadan sungai merupakan kawasan perlindungan setempat yang dirancang untuk melindungi fungsi ekologisnya.
  2. Di dalam areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan Rawa Bussop, Bufferzone SM Danau Bian, Intact Forest Lanscapes (IFL), wilayah EBA, dan KHG yang keseluruhan arealnya masih berupa hutan lahan kering primer, hutan lahan kering sekunder, hutan rawa sekunder, belukar rawa dan badan air.
  3. Oleh karena sempadan sungai, Rawa Bussop, Bufferzone SM Danau Bian, Intact Forest Lanscapes (IFL), wilayah EBA, dan KHG yang masih memiliki tutupan lahan berupa hutan lahan kering primer, hutan lahan kering sekunder, hutan rawa sekunder, belukar rawa dan badan air di areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditetapkan sebagai areal NKT 1.1.

 

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan areal NKT 1.1.

Sebaran NKT 1.1 di dalam dan Sekitar Areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi

NKT 1.2

Spesies Hampir Punah

Temuan :

  1. Di areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi tidak ditemukan jenis tumbuhan dan satwaliar yang termasuk kategori kritis (CR/Critically Endangered) berdasarkan IUCN Red List of Critically Endangered Species, sehingga berdasarkan hal tersebut di areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi tidak ditemukan NKT1.2.

 

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi tidak ditemukan NKT 1.2.

NKT 1.3

Kawasan yang Merupakan Habitat bagi Populasi Spesies yang Terancam, Penyebaran Terbatas atau Dilindungi yang Mampu Bertahan Hidup (Viable Population)

Temuan :

  1. Di dalam areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan (348 jenis dan 85 Famili) :
  2. Jenis tumbuhan dan satwaliar yang termasuk endemik sebanyak 10 jenis (tumbuhan sebanyak 4 jenis dan satwaliar sebanyak 6 jenis);
  3. Jenis tumbuhan dan satwaliar yang dilindungi menurut Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup  106 Tahun 2018 sebanyak 31 jenis (tumbuhan sebanyak 1 jenis dan satwaliar sebanyak 30 jenis);
  4. Jenis tumbuhan dan satwaliar yang termasuk dalam Daftar CITES sebanyak 37 jenis meliputi : Appendix II sebanyak 1 jenis (satwaliar) dan Appendix II sebanyak 36 jenis (tumbuhan sebanyak 10 jenis dan satwaliar sebanyak 26 jenis); termasuk dalam kategori VU/Vulnerable (rentan) sebanyak 5 jenis (1 jenis tumbuhan dan 4 jenis satwaliar) dan kategori EN/Endangered (genting) sebanyak 1 jenis (tumbuhan).

Daftar Flora RTE di Areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi

No.Nama IlmiahNama LokalLokasiPermen LHK No. P.106 Tahun 2018CITESIUCNEndemik
1Anisoptera costata Korth.Mersawa/meresawah1, 2, 3  EN 
2Aquilaria filaria (Oken.) MerrillGaharu1, 2 App. IIVU 
3Bromheadia finlaysoniana (Lindl.) Miq.Pandan kecil/anggrek tanah1, 2, 3, 5 App. IILC 
4Bulbophyllum sp.Anggrek putih1, 2 App. II  
5Cyathea latebrosa (Wall.) Copel.Paku tiang/tegabe1, 2, 4 App. II  
6Cyathea lurida (Bl.) Copel.Paku tiang1, 2 App. II  
7Dendrobium spectabile (Blume) Miq.Anggrek1, 2, 3 App. IILCE
8Elmerrillia papuana DandyHul/Elmerile1, 2   E
9Eucalyptus papuana F. Muell.Kayu putih1, 2  LCE
10Grammatophyllum speciosum Bl.Anggrek kuning1, 2, 3 App. II  
11Hopea papuana Diels.Opea/Riheu1, 2   E
12Nepenthes mirabilis (Lour.) DruceKantong Semar1, 2 App. IILC 
13Nepenthes papuana Danser.Kantong Semar1, 2DApp. IILC 
14Pholidota chinensis Lindl.Anggrek bonggol1, 2, 3, 5 App. IINT 
15Spathoglottis plicata Bl.Anggrek tanah1, 2, 3 App. II  

Keterangan:

  • 1 = Hutan primer

  • 2 = Hutan lahan kering sekunder

  • 3 = Hutan rawa sekunder

  • 4 = Belukar

  • 5 = Belukar rawa

  • 6 = Perkebunan

  • 7 = Lahan terbuka

Daftar Flora RTE di Areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi

NoIlmiahLokal/NasionalStatus PerjumpaanLokasiPermen LHK No. P.106 Tahun 2018CITESIUCNEndemikMigran
A.Mamalia        
1Tachyglossus aculeatusLandak moncong-pendekIn1, 2D LC  
2Macropus agilisWalabi/Kangguruhutan kecil/TorajIn1, 2  LCE 
3Dorcopsis luctuosaWalabi KelabuIn1, 2  VUE 
4Thylogale bruniiKanguru hutan/Walep/SahamIn1D VU  
5Phalanger mimicusKuskus MimikaIn1 App. IILCE 
6Spilocuscus maculatusKuskus Tutul/Kuskus PontaiL1, 3DApp. IILCE 
7Petaurus brevicepsWupih SirsikIn6  LCE 
8Rusa timorensisRusa TimorL1, 2, 3, 4, 6D VU  
9Pteropus vampyrusKalong/KapaukL3 App. IINT  
B.Burung        
1Casuarius casuariusKasuari Gelambir-gandaL1, 3, 6D LC  
2Haliastur sphenurusElang SiulL1, 6, 7, 10DApp. IILC M
3Haliastur indusElang BondolL1, 7, 10DApp. IILC  
4Haliaeetus leucogasterElanglaut Perut-putihL7, 10DApp. IILC  
5Circus approximansElangrawa coklatL3, 7DApp. IILC M
6Megapodius reinwardtGosong Kaki-merahL1, 2, 4D LC  
7Talegalla fuscirostrisMaleo Paruh-hitamL1, 2, 4D LC  
8Vanellus milesTrulek TopengL6, 10D LC  
9Pluvialis fulvaCerek KernyutL6, 10  LC M
10Goura scheepmakeriMambruk SelatanL1, 2DApp. IIVU  
11Trichoglossus haematodusPerkici PelangiL1, 3DApp. IILC  
12Lorius loryKasturi Kepala-hitamL1, 4DApp. IILC  
13Micropsitta keiensisNurikate Topi-kuningL1DApp. IILC  
14Probosciger aterrimusKakatua RajaL1, 2, 3, 4, 6DApp. ILC  
15Cacatua galeritaKakatua KokiL1, 2, 4DApp. IILC  
16Cacatua sanguineaKakatua RawaL7DApp. IILC  
17Eclectus roratusNuri BayanL1, 2DApp. IILC  
18Geoffroyus geoffroyiNuri Pipi-merahL1, 2, 5DApp. IILC  
19Rhyticeros plicatusJulang IrianL1, 2, 3, 4, 6DApp. IILC  
20Dicaeum pectoraleCabai PapuaL5, 8, 9  LCE 
21Sericulus ardensNamdur ApiL1D LC  
22Chlamydera cerviniventrisNamdur CoklatL1D LC  
23Lophorina magnificaToowa CemerlangL1DApp. IILC  
24Seleucidis melanoleucusCendrawasih Mati-kawatL1, 2DApp. IILC  
25Paradisaea apodaCendrawasih BesarL1DApp. IILC  
C.Herpetofauna        
1Morelia viridisSanca Hijau/CondroIn1 App. IILC  
2Morelia spilotaSacna karpetIn1 App. IILC  
3Lelopython albertisiiUlar Sanca Bibir PutihIn1 App. IILC  
4Candoia asperaUlar Boa TanahIn1 App. IILC  
5Varanus indicusBiawak MalukuIn7, 10DApp. IILC  
6Crocodylus novaeguineaeBuaya Air Tawar IrianL7, 10DApp. IILC  
7Crocodylus porosusBuaya MuaraIn7, 10DApp. IILC  

 

Keterangan :

No.Jenis Tutupan Lahan
1Hutan primer
2Hutan lahan kering sekunder
3Hutan rawa sekunder
4Belukar
5Semak belukar
6Belukar rawa
7Semak belukar rawa
8Perkebunan
9Lahan terbuka
10Badan air/sungai
  • Oleh karena itu NKT 1.3 ditemukan di wilayah tersebut yaitu pada habitat yang mendukung spesies yang langka dan dilindungi tersebut yaitu pada areal dengan tutupan lahan berupa hutan lahan kering primer, hutan rawa primer dan hutan lahan kering sekunder.

 

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan areal NKT 1.3.

Sebaran NKT 1.3 di dalam dan Sekitar Areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi

NKT 1.4

Kawasan yang Merupakan Habitat Bagi Spesies atau Sekumpulan Spesies yang Digunakan Secara Temporer

Temuan :

  1. Areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi merupakan bagian dari wilayah EBA South Papua Lowlands; di areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan areal berhutan; dan ditemukan jenis-jenis burung yang termasuk kategori migran yang kemungkinan menggunakan areal tersebut secara temporer sebagai bagian dari habitatnya (bertengger di tajuk tinggi untuk beristirahat, menunggu mangsa atau mencari makan).
  2. Oleh karena itu di areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi terdapat areal yang ditetapkan sebagai NKT1.4.

 

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi ditemukan NKT 1.4.

Sebaran NKT 1.4 di dalam dan Sekitar Areal IUPHHK-HA PT Inocin Abadi